Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Firman Sikumbang: LAN Sumbar Ajak Masyarakat Sungayang Bersatu Selamatkan Generasi dari Narkoba

Sabtu, 19 September 2026 | September 19, 2026 WIB Last Updated 2026-09-19T08:51:07Z

Tanah Datar, Sumbar - kabaradhyaksa.com
Upaya membangun kesadaran bersama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus diperkuat Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat. Melalui agenda Konsolidasi Penguatan P4GN di Sungayang Kabupaten Tanah Datar, LAN Sumbar akan menghadirkan kegiatan bersama KAN Kanagarian Sungayang pada Minggu, 27 September 2026, pukul 10.00 WIB, di Kanagarian Sungayang, Kecamatan Sungayang.

Ketua DPW LAN Sumbar Firman Sikumbang menegaskan, gerakan pemberantasan narkoba tidak boleh hanya dipahami sebagai tugas aparat penegak hukum, tetapi harus menjadi kepedulian seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, keluarga, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemerintah, tenaga kesehatan hingga generasi muda memiliki peran penting dalam membangun benteng sosial terhadap ancaman narkotika.

“P4GN bukan hanya tentang bagaimana kita menghentikan peredaran narkoba, tetapi bagaimana kita menyelamatkan manusia. Ada anak-anak yang harus kita jaga masa depannya, ada keluarga yang harus kita lindungi, dan ada masyarakat yang ingin hidup tenang tanpa ancaman narkoba. Karena itu, LAN Sumbar ingin mengajak semua unsur masyarakat untuk bergerak bersama, bukan saling menyalahkan,” ujar Firman Sikumbang kepada awak media.

Konsolidasi tersebut mengangkat pesan tegas “STOP NARKOBA” dan menghadirkan dua pemateri, yakni Drs. H. Syamsu Rahim, yang dikenal sebagai birokrat ulung, serta Dr. dr. Erdanela Setiawati, Dosen Fakultas Kedokteran Baiturrahmah. Kehadiran pemateri dari latar belakang birokrasi dan kesehatan diharapkan memperkaya pemahaman masyarakat bahwa persoalan narkotika harus dihadapi melalui pendekatan pencegahan, edukasi, kesehatan, kepedulian sosial dan penegakan hukum.

Firman mengatakan, lingkungan keluarga dan nagari merupakan benteng awal yang sangat menentukan. Karena itu, masyarakat jangan menunggu sampai muncul korban baru kemudian bergerak. “Kami ingin gerakan antinarkoba ini terasa dekat dengan masyarakat. Jangan sampai kita baru peduli setelah ada korban. Mari kita cegah sejak dini, rangkul anak-anak dan generasi muda, berikan mereka ruang untuk tumbuh dalam lingkungan yang sehat,” tuturnya.

Menurut Firman, kekuatan masyarakat adat dan nagari dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat P4GN. Keterlibatan KAN Kanagarian Sungayang dalam agenda tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi sekaligus memperluas kepedulian masyarakat terhadap bahaya narkotika. Ia berharap pesan antinarkoba tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan dan komitmen bersama dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau keluarga, ninik mamak, tokoh masyarakat, pemerintah dan seluruh elemen bersatu, saya yakin pesan ‘Stop Narkoba’ akan menjadi gerakan nyata untuk menyelamatkan generasi kita,” kata Firman. Ia menambahkan, perjuangan melindungi generasi muda membutuhkan konsistensi dan keteladanan, sebab pencegahan yang dilakukan sejak dini jauh lebih penting daripada menunggu persoalan berkembang menjadi korban baru.

Konsolidasi P4GN di Sungayang pada akhirnya membawa pesan yang sederhana namun kuat: mencegah narkoba harus dimulai dari kepedulian bersama. Dari keluarga hingga nagari, setiap unsur memiliki ruang untuk berkontribusi mewujudkan lingkungan yang sehat dan aman. Melalui semangat “Bersama Kita Wujudkan Tanah Datar Bersih Narkoba”, LAN Sumbar bersama masyarakat Sungayang diharapkan dapat memperkuat gerakan antinarkoba sekaligus menjaga masa depan generasi muda Tanah Datar.
×
Berita Terbaru Update