Kota Sorong-PBD, kabaradhyaksa.com
Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui kegiatan kepolisian di lapangan, tetapi juga melalui komunikasi dan kedekatan bersama masyarakat. Hal tersebut diwujudkan Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., M.H., saat mengikuti Safari Ibadah Minggu Kasih di Gereja GKI Elim Tampa Garam, Kota Sorong, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIT tersebut menjadi momentum bagi jajaran Polresta Sorong Kota untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada jemaat.
Usai pelaksanaan ibadah, Wakapolresta Sorong Kota mewakili Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan, S.I.K., M.H., menyampaikan sejumlah imbauan, mulai dari pencegahan kebakaran, bahaya minuman keras dan narkotika, kewaspadaan terhadap pencurian dan begal, hingga pemanfaatan Layanan Polisi 110.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari saling peduli, saling mengingatkan dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman,” ujar AKBP Gleen Rooi Molle.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terlebih dalam kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Apabila pembakaran tidak dapat dihindari, masyarakat diminta memastikan api benar-benar padam dan tidak meninggalkan sumber api.
Selain itu, generasi muda diajak untuk menjauhi minuman keras dan narkotika yang dapat menimbulkan berbagai persoalan sosial maupun gangguan Kamtibmas.
“Anak-anak muda adalah generasi penerus. Jangan sampai masa depan dirusak oleh minuman keras maupun narkotika. Mari kita jaga diri, keluarga dan lingkungan kita,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakapolresta mengajak jemaat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian dan begal dengan menjaga barang berharga serta lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya pada waktu dan lokasi yang rawan.
Menariknya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung kondisi Kamtibmas di lingkungan mereka.
Salah seorang jemaat mengungkapkan keresahan terkait aksi begal yang disebut kerap terjadi pada malam hari di sekitar wilayah Tampa Garam.
Jemaat berharap Kepolisian dapat meningkatkan langkah-langkah pencegahan dan kehadiran personel guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Polresta Sorong Kota mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian maupun potensi gangguan Kamtibmas melalui Layanan Polisi 110.
“Jangan ragu menghubungi 110 apabila membutuhkan kehadiran Kepolisian. Laporan masyarakat menjadi informasi penting bagi kami untuk segera merespons dan melakukan penanganan di lapangan,” tegas Wakapolresta.
Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan, S.I.K., M.H., juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang kuat antara Kepolisian dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.
“Polri hadir untuk melayani dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, karena Kamtibmas yang kondusif merupakan hasil dari kepedulian dan kerja sama kita semua,” ujar Kapolresta.
Safari Ibadah Minggu Kasih di Gereja GKI Elim Tampa Garam berakhir sekitar pukul 11.30 WIT. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Melalui kegiatan tersebut, Polresta Sorong Kota terus membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi untuk mendengar langsung berbagai aspirasi dan persoalan Kamtibmas yang berkembang di tengah masyarakat.